Diterbitkan 12 Oct 2026 oleh Tim Star Generation
Dua kurikulum internasional yang paling sering dipilih
Banyak sekolah internasional dan sekolah nasional plus di BSD, Serpong, dan sekitarnya memakai kurikulum Cambridge atau IB (International Baccalaureate). Keduanya diakui universitas di seluruh dunia, tetapi cara belajar dan penilaiannya cukup berbeda.
Memahami perbedaan ini membantu orang tua memilih sekolah, dan juga memahami dukungan belajar seperti apa yang dibutuhkan anak.
Tahapan kurikulum Cambridge
Kurikulum Cambridge dibagi menjadi beberapa tahap yang jelas, dan setiap tahap punya ujian sendiri:
- Cambridge Primary untuk usia sekolah dasar.
- Cambridge Lower Secondary, dengan ujian Checkpoint di akhir tahap.
- Cambridge Upper Secondary atau IGCSE, biasanya untuk usia 14 sampai 16 tahun.
- Cambridge Advanced, yaitu AS Level dan A Level, biasanya untuk usia 16 sampai 19 tahun.
Tahapan kurikulum IB
IB juga punya beberapa program sesuai usia anak:
- Primary Years Programme (PYP) untuk usia sekolah dasar.
- Middle Years Programme (MYP) untuk usia sekitar 11 sampai 16 tahun.
- Diploma Programme (DP) untuk dua tahun terakhir sekolah menengah.
Perbedaan cara belajar
Cambridge memberi kebebasan memilih mata pelajaran, terutama di tingkat IGCSE dan A Level. Siswa bisa fokus mendalami beberapa mata pelajaran yang paling sesuai dengan minat dan rencana kuliahnya.
IB Diploma lebih menekankan keseimbangan. Siswa mengambil enam mata pelajaran dari kelompok yang berbeda, ditambah Theory of Knowledge, Extended Essay, dan kegiatan CAS (Creativity, Activity, Service).
Perbedaan penilaian
Nilai Cambridge sangat ditentukan oleh ujian akhir di setiap tahap. Karena itu, latihan soal ujian tahun sebelumnya sangat membantu.
Di IB, selain ujian akhir, ada banyak tugas yang dinilai sepanjang program, seperti Internal Assessment dan Extended Essay. Kemampuan mengatur waktu dan menulis menjadi sangat penting.
Mana yang lebih cocok untuk anak?
Tidak ada yang lebih baik secara mutlak. Cambridge sering cocok untuk anak yang suka fokus mendalami mata pelajaran tertentu. IB sering cocok untuk anak yang senang menulis, berdiskusi, dan mengerjakan proyek.
Apa pun kurikulumnya, yang terpenting adalah anak mendapat pendampingan yang sesuai dengan cara belajarnya. Jika masih ragu, tim kami siap membantu berdiskusi.


